Monday, February 20, 2017

Hidup berkenan bagi ALLAH

Kisah Para Rasul 13:36
Sebab Daud melakukan kehendak Allah pada zamannya, lalu ia mangkat dan dibaringkan di samping nenek moyangnya, dan ia memang diserahkan kepada kebinasaan.

Kolose 1:9-10
Sebab itu sejak waktu kami mendengarnya, kami tiada berhenti-henti berdoa untuk kamu. Kami meminta, supaya kamu menerima segala hikmat dan pengertian yang benar, untuk mengetahui kehendak Tuhan dengan sempurna,
sehingga hidupmu layak di hadapan-Nya serta berkenan kepada-Nya dalam segala hal, dan kamu memberi buah dalam segala pekerjaan yang baik dan bertumbuh dalam pengetahuan yang benar tentang Allah,

Kita masih menapak di bumi jadi masih mencari perkenanan Tuhan.

2 Samuel 22:21
TUHAN memperlakukan aku sesuai dengan kebenaranku; Ia membalas kepadaku sesuai dengan kesucian tanganku,
sebab aku tetap mengikuti jalan TUHAN dan tidak menjauhkan diri dari Allahku sebagai orang fasik.
Sebab segala hukum-Nya kuperhatikan, dan dari ketetapan-Nya aku tidak menyimpang;

1 Tesalonika 4:8
Karena itu siapa yang menolak ini bukanlah menolak manusia, melainkan menolak Allah yang telah memberikan juga Roh-Nya yang kudus kepada kamu.

>> Menolak dikuduskan - menolak Allah - menolak roh kudusNya.
Menjadi kudus adalah hal yang berkenan kepada Tuhan.

2 Samuel 22:26
Terhadap orang yang setia Engkau berlaku setia, terhadap orang yang tidak bercela Engkau berlaku tidak bercela,

>> Agar berkenan bagi Tuhan, kita juga harus memiliki sikap setia.


Pdt. Philip Sutisna
Ketua BP GBIS

Sunday, February 12, 2017

KEKAYAAN YANG TAK TERDUGA

Efesus 1:3
Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus yang dalam Kristus telah mengaruniakan kepada kita segala berkat rohani di dalam sorga.

Letakkan dasar di atas dasar yang benar seperti Paulus yang meletakkan dasar di atas Batu Karang yang teguh (Yesus) agar memiliki iman yang kuat.

Sebelum Allah merancang dasar bumi, Ia telah memutuskan untuk memberkati kita. Kita diberkati saat kita lahir, saat hidup di dunia, bahkan sampai di surga pun Allah telah memberkati kita dengan menyediakan sebuah rumah bagi kita. Yohanes 14:1-3

Allah telah mengaruniakan kepada kita "segala berkat rohani di dalam sorga" dalam Efesus 1:3 artinya Allah memberikan secara tak terbatas, berkesinambungan, dan bertambah.

Ibrani 6:14
Ia berkata, "Aku berjanji bahwa Aku akan memberkati engkau dengam segala yang Aku miliki, memberkati dan memberkati dan memberkati."

Berkat rohani terbesar adalah pemulihan hubungan dengan Allah dan memperoleh keselamatan hidup yang kekal.

Berkat apa saja yang Tuhan beri buat kita?
A. Kaya dalam berkat rohani
>> Kaya dalam kasih karunia (Efesus 1:7)
>> Kaya dalam kemuliaan-Nya (Efesus 1:18)

Yohanes 1:12-14

Pdt. Yehezkiel Sombu
GBIS SINGARAJA

Sunday, February 5, 2017

Be FAITHFUL

Amsal 20:6
Banyak orang menyebut dirinya baik hati, tetapi orang yang setia, siapakah menemukannya?

Kita mungkin punya 100 orang teman, tapi hanya 2-3 orang saja yang benar-benar memiliki koneksi baik dengan kita.

Di Papua ada seekor anjing yang selalu mengikuti seorang ibu ke gereja setiap minggu. Sampai akhirnya ibu itu meninggal dan anjing itu tetap pergi ke gereja. Sampai2 suami si ibu yang belum bertobat penasaran kemana si anjing pergi. Setelah mengikuti si anjing, suami ibu itu pun bertobat. Anjing aja bisa setia dan membawa jiwa kepada Tuhan. Bagaimana dengan kita yang diberi akalbudi oleh Tuhan?

Apa itu setia?
Setia itu kokoh, tak berubah.

Amsal 19:22
Sifat yang diinginkan pada seseorang ialah kesetiaannya; lebih baik orang miskin dari pada seorang pembohong.

Orang yang setia adalah orang yang dapat dipercayai, orang yang taat.

Ulangan 28:1;13-14 > setia itu harus konsisten

Ciri orang setia:
1. Tidak menyimpang ke kanan atau ke kiri
Ulangan 5:32-33
Satu keputusan yang salah mungkin tidak langsung kita alami, tapi akan membawa masalah-masalah kepada kita.
Orang yang setia tidak pernah bertanya kenapa dia yang mengalami hal buruk/baik.
2. Persisten, bertahan sampai akhir
Wahyu 2:10b; 17:14
Orang yang setia sampai akhir/mati akan mendapatkan mahkota kehidupan, kemenangan.
Setia itu bagian kita yang harus kita lakukan dengan sungguh-sungguh.



GBIS SINGARAJA - Ps. Marta Sombu

Sunday, January 22, 2017

Hidup Sebagai Milik Kristus

1 Korintus 6:19-20
Atau tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus yang diam di dalam kamu, Roh Kudus yang kamu peroleh dari Allah, — dan bahwa kamu bukan milik kamu sendiri? Sebab kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar: Karena itu muliakanlah Allah dengan tubuhmu!

Penebusan membuat kita menjadi milik Kristus (Efesus 1: 14)

Kalau kita milik Kristus maka:
Pemilik berhak dan bertanggung jawab penuh terhadap apa ang dimilikinya
Yang dimiliki harus hidup untuk yang memilikinya (melakukan kehendak pemilik)

Sebagai orang yang sudah ditebus dengan harga yang lunas dibayar, kita hidup bagi Allah dan mati pun bagi Allah. (Roma 14: 7-9)

Kehendak Allah adalah ketaatan kita kepada Tuhan.
Salah satu bentuk ketaatan: mengembalikan sepersepuluh kepada Allah
Mengapa?

  • Persepuluhan itu milik Allah (Imamat 27: 30-34)
  • Supaya jangan kita dianggap menipu / merampok / mencuri milik Allah (Maleakhi 3:7-11) Orang yang tidak mengembalikan sepersepuluh / tidak taat kepada Firman Tuhan, ia menyimpang dari ketetapan Firman Tuhan (ayat 7) dan kena kutuk (ayat 9, 11).Kalau kita mengasihi Tuhan Yesus, maka tidak mungkin kita menipu atau mencuri dari Dia.
  • Supaya kita diberkati Tuhan (ayat 10-11; Ulangan 28:1-13; Lukas 6:38)
Kemana persembahan sepersepuluh dibawa?
Ke rumah perbendaharaan / Gereja (Maleakhi 3:10)

Persembahan sepersepuluh adalah kewajiban bagi orang yang sudah ditebus dan menjadi milik Kristus. (Matius 23: 23)

Ibrani 7:1-10 menyatakan bahwa memberi persepuluhan merupakan peraturan Melkisedek yang membawa umat Tuhan menuju kesempurnaan.

Memberi persepuluhan akan menyenangkan hati Allah. (Amsal 3:9-10)



Pdt. Yehezkiel Soleman Sombu (GBIS Petra)
Di GBIS Singaraja

Wednesday, August 10, 2016

Nikah Muda

##
Post kali ini ditulis sama suami gue.. Sebenernya nih artikel diikutin lomba, tapi ga menang.. Jadi boleh lah ya gue post artikel si misua di blog gue? 😉
Sekalian biar kawula muda sedikit belajar tentang pernikahan..
##

Perkenalkan gue seorang ayah sekaligus seorang suami yang lahir tigapuluh satu tahun lalu, gue lahir di kota kecil yang tentram dan asri, selayaknya anak kecil normal gue punya banyak cita-cita, dari tahun ketahun cita-cita gue berubah-ubah sampai suatu masa ketika gue sudah beranjak ABG, gue punya cita-cita yang sampai saat ini gue sesali kenapa gue pernah punya cita-cita seperti itu, ya cita-cita gue itu adalah NIKAH MUDA, what ? ya lho gak salah baca kok, karena gue lahir di keluarga yang kulturnya masih tradisional maka saban hari gue dijejali dengan mitos dan doktrin yang bersifat tradisional salah satunya klo nikah muda itu enak, karena dengan nikah muda maka jarak umur gue dan anak gak terlalu jauh, salah satu doktrin favorit gue waktu itu adalah  “ mending cepet-cepet nikah daripada ntar zina, ntar malah hamil duluan “ setiap ngebayangin nikah pikiran gue langsung ingat “ malam pertama” dan setiap gue ingat itu jakun gue selalu naik turun sambil ngebayangin tamara blezensky.

Semakin gue beranjak dewasa dan tentu saja bacaan gue juga mengalami perubahan yang dulunya suka baca novel Fredy S kemudian berubah jadi suka baca artikel tentang cinta, kesehatan, gadget maka ada hal yang berubah dari diri gue, dulu yang semasa ABG gue begitu pengen nikah muda maka saat gue sudah menikah malah menyesal punya cita-cita itu, kenapa? ya karena gue mulai tau bahwa resiko nikah muda terlalu banyak mudaratnya dibanding happy nya, klo dulu gue ngebayangin sebuah pernikahan yang penuh bunga dan lantunan lagu india yang akan membuat kita selalu menari kala susah dan senang tapi saat gue sudah menikah malah kadang dalam taman bunga tersebut bukan cuman ada bunga tapi ada juga eek sapi yg bisa terinjak kapan saja.

Sebelum terlalu jauh bercerita tentang nikah muda ada baiknya gue jabarin dulu criteria dewasa, kalo menurut hukum positif di Indonesia yaitu undang-undang tentang Perkawina Nomor 1 tahun 1974 wanita boleh menikah saat berumur 16 tahun sedangkan laki-laki 19 tahun. Jadi dengan umur segitu kalian sudah dianggap dewasa oleh undang-undang, tapi apakah benar umur segitu kalian sudah dewasa dalam berpikir? Umur 16 (wanita) adalah saat kalian masih minta tolong mama buatin nasi goreng sedangkan umur 19 (laki-laki) adalah masa kalian mengalamin transisi dalam pola pikir, dari abg menjadi dewasa, ingat masih masa transisi bukan sudah dewasa.

Nikah itu bukan cuman tentang malam pertama tapi apa yang harus dijalani setelah malam pertama itu yang lebih penting, ada pepatah bilang “ saat pacaran cinta itu buta maka saat menikah cinta akan melihat lagi”, saat menikah kalian akan menghadapi gejolak yang selama ini gak terlihat, layaknya fenomena gunung es, hal yang belum keliatan saat pacaran maka akan terlihat saat pacaran, ada hal-hal yang mungkin kalian bisa terima tapi tentu ada hal-hal yang juga kalian tidak bisa terima, disinilah butuh suatu kedewasaan bersikap bukan cuman dewasa yang ditentukan oleh umur, kalian harus bisa mengelola konflik yg terjadi dalam diri, konflik yg terjadi antar pasangan dan konflik antar anggota keluarga lainnya.
Kalian boleh ngeles “ ah umur segitu gue sudah dewasa kok” iyaa itu pengakuan kalian, tapi fakta nya perceraian paling banyak terjadi adalah pernikahan yang terjadi di usia muda yaitu dibawah 19 tahun (data dari BKKBN), tapi orang tua gue langgeng aja kok walau mereka nikah muda ? iya itu ortu kalian, bukan kalian. Orang tua kita jaman dulu mengalami percepatan pendewasaan diri secara psikologis, kok bsa? Orang dulu sedari kecil mereka sdh diperhadapkan dengan kondisi yg menuntut mereka dewasa, contohnya ibu gue yg lima bersodara karena dia yang paling besar otomatis dia ikut ngasuh adik-adiknya selain itu dia harus ikut membantu ortu numbuk padi (jaman dulu beras mahal jadi terpaksa ditumbuk sendiri biar lbh murah) selepas itu baru bisa bermain selayaknya kalian sekarang, bandingin dengan sekarang ? boro-boro bantu ngajak adik bermain n numbuk beras, disuruh ortu beli garam di warung depan rumah aja pasti ogah karena sibuk main pokemon go.
Pernah ada pasangan yang sudah lama menikah tapi hampir cerai cuman gara-gara sambel, what? Sambel? Iya sambel.. jadi gini ibu yanto (bukan nama sebenarnya) masak sambel untuk pak yanto, nah kebetulan resep sambel ini dari ibu mertua bu yanto, saat makan pak yanto nyeletuk “ sambelnya kok gak kayak masakan mama”, karena merasa sudah susah masakin buat suami tapi dicela dengan emosi bu yanto jawab “ suruh aja mamamu yang masakin “ , pak yanto tersinggung karena mamanya pak yanto sudah lama meninggal, yang akhirnya berujung pada pertengkaran hebat. Cerita ini bukan fiktif tapi emg pernah terjadi, dari cerita diatas gue cuman mau ngasi tau kalian dalam rumah tangga kadang hal yang kecil bisa menjadi konflik yang besar ketika kita salah dalam bersikap, belum bijak dan dewasa dalam berpikir.

Nah itu dari segi psikologis, trus gimana dari segi kesehatan? organ reproduksi pada umur 16 tahun belum matang secara sempurna, menurut Dr. Yunita Indiarti, SpOG(K), subbagian sipatologi departemen Obsteri dan Ginekologi FK-UI bahwa berdasarkan data 13 pusat patologi anatomi di Indonesia, kanker leher rahim memiliki jumlah tertinggi dari seluruh kanker, baik yang menyerang laki-laki maupun perempuan, sekitar 27% atau 36% dari seluruh kanker pada perempuan.

Menikah bukan tentang siapa yang lebih dulu tapi tentang siapa yg bertahan lebih lama dan bahagia, dijaman yang sudah maju di internet banyak bertebaran artikel tentang pernikahan, artikel tentang bagaimana membangun diri menjadi berkualitas dengan begitu kalian akan menjadi siap untuk menikah. Kita dipersatukan oleh cinta tapi pernikahan dipertahankan oleh kualitas diri kalian dalam berinteraksi dengan pasangan.